Bagian mana dari diri kita yang paling sering kita perhatikan bila sedang bercermin? Dandanan akan selalu jadi perhatian pertama bila kita hendak berpergian, bagian bibir dan sekitarnya adalah yang paling sering diperhatikan kaum pria (apalagi yang berkumis / berjenggot). Kaum wanita pasti akan lebih sering menghabiskan waktu di depan cermin dibandingkan kaum pria, karena ada lebih banyak sisi keindahan yang perlu diperhatikan dan dikagumi (paling tidak, bagi diri mereka sendiri..
).
Nanti pada saat anda bercermin, coba perhatikan baik-2 cermin itu, tataplah baik-2 bayangan yang ada di cermin itu, dan percayalah anda akan menemukan sosok seseorang yang (menurut anda sendiri) paling ganteng / cantik, setuju ?! Ya iyalah, kan bayangan anda sendiri hehehehe..
Setelah anda selesai melakukan rutinitas yang biasa anda lakukan di depan cermin tersebut, sekarang cobalah sapa sosok dalam cermin tersebut, awali dengan mengatakan kepadanya semua hal yang anda tau tentang dirinya, katakan hal-2 yang bagus tentang dia, juga tentang sisi buruknya (biasanya kita akan menemukan lebih banyak sisi buruknya daripada yg baik
), jangan hanya berbicara, tapi usahakanlah juga untuk mendengar apa yang diucapkannya. Di akhir obrolan anda, jangan lupa berpesan kepadanya, harapan anda akan dirinya di masa depan (pastikan anda benar-2 serius mengatakan harapan tersebut!).
Sebagian dari kita pasti akan merasa risih, tidak nyaman, malu, atau bahkan mulai merasa agak kurang waras tidak wajar untuk melakukan hal tersebut. Kita tidak akan pernah tau akibatnya kalau belum mencoba (sebaiknya tidak ada orang lain di sekitar anda, pada saat mencobanya.. anda tau kan kenapa? Hehehe..)
“You are what you think who you are..” , Ralph Waldo Emerson mengusung tema ini. Apa yang kita pikirkan sepanjang hari, akan berpengaruh terhadap setiap bagian hidup kita, cobalah perhatikan napas, detak jantung, suhu tubuh anda pada saat sedang banyak pikiran, dan bandingkan pada saat kita bertemu dengan orang yang anda sayangi.. berbeda bukan?
Segala sesuatu yang ada di sekitar kita, semua yang dibuat oleh manusia, berawal dari suatu ide. Semua yang anda lihat adalah hasil pemikiran si A dibantu oleh si B, disempurnakan oleh si C, direvisi oleh si Y.. dst..dst.. maka jadilah sekitar kita seperti sekarang ini. Semua kehidupan ktia, hari lepas hari, adalah ekspresi dari apa yang kita pikirkan, tentang bagaimana kita mersepon pikiran orang lain. Lalu mengapa ada lebih banyak mereka yang gagal, dibandingkan mereka yang sukses, takdirkah ?
95 % manusia berbicara hal negatif tentang dirinya sendiri !! kalau kita hidup sesuai dengan kebiasaan orang banyak, kemungkinan besar kita akan jadi seperti mereka. Bagaimana supaya kita bisa menjadi 5% tersebut?? Mulailah dengan berbicara kepada sosok yang kita lihat di dalam cermin itu, yakinlah bahwa sosok itu mampu untuk mewujudkan cita-cita yang kita inginkan..
“Jika anda bersikap keras kepada diri sendiri, hidup akan lebih mudah bagi anda. Namun jika anda bersikap keras untuk memudahkan diri sendiri, hidup akan sangat berat bagi anda..” – Zig Ziglar







biasanya bangun tidur aku ngaca, sampe ak ngerasa seneng dgn yg ada dicermin